Home » Uncategorized » FILM : Contoh Naskah Dokumenter dan Prosedurnya Bagian 1

FILM : Contoh Naskah Dokumenter dan Prosedurnya Bagian 1

January 2012
M T W T F S S
    May »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Categories

OUTLINE SCRIPT DOKUMENTERY  MOVIE

The Title

 “Geliat Kayong Utara. ”

Oleh: Miftahul Huda & M. Ridlo

1nd draft  Januari 2012

  1. Metode Pembuatan :

1. Riset & Observasi

Melalui riset dan Observasi di lapangan menyertakanNarasumber serta Pelaku sejarah/masyarakat/pemegang kebijakan/pegawai di kalangan PEMDA. Dengan Riset serta Observasi maka akan menghasilkan satu informasi yang komplit dan komprehensip. Riset di lapangan mengacu pada program pemerintah kayong utara yang sedang berjalan. Atas dasar itulah penulusuran mengenai keberadaan Program Pemerintah saat ini di lakukan pada berbagai sektor, terutama sektor program unggulan PEMDA, untuk  menggali informasi yang nanti nya akan di komparasi dengan data – data lain nya.

2.  Pengumpulan Materi / Data

Proses Pengumpulan Materi meliputi

    1. Pengambilan gambar ke berbagai lokasi secara langsung
    2. Pengumpulan data seperti: berkas data audio & Visual baik berupa Data Digital mapun data mentah.
    3. Interview dengan objek yang berkaitan dalam tema film
    4. Pengmpulan bukti otentik berupa apa saja yang berkaitan dengan konsep film
  1. Proses Pengolahan data meliputi
    1. Perbandingan antara semua materi yang telah di kumpulkan
    2. Materi yang berkaitan dengan Unsur; Syara, pornografi, Extrimisme, kepentingan pribadi/ golongan, fitnah, bertentangan dengan norma agama, adat istiadat, dan bertentangan dengan hukum tidak akan kami masukkan dalam materi film yang sesungguhnya.
  2. Setelah semua materi kami nyatakan valid, maka kami baru melakukan proses Editing untuk mengkomparasi semua materi sesuai dengan konsep film yang telah kami susun .
  3. Peninjauan kembali.

Sesuatu yang paling penting dan tidak boleh di lewatkan Setelah semua proses di nyatakan selesai adalah peninjauan kembali terhadap isi keseluruhan film, terutama dari konten film yang mengandung unsur unsur pada point ( 3 b ) di atas, akan kami cut. Hal ini kami lakukan agar kelak tidak akan terjadi masalah ketika film sudah terpublish.

  1. Tujuan Pembuatan Film Dokumenter

Tujuan Pembuatan Film ini kami maksudkan Sebagai berikut :

  1. Sebagai media bagai masyarakat dan pemerintah
  2. Menyajikan informasi yang akurat dan berimbang
  3. Mengungkap fakta yang sesungguhnya di sertainarasumber yang berimbang
  1. Uraian singkat Ide Cerita film Dokumenter

Sebuah gambaran kisah sekaligus sejarah berdirinya kabupaten kayong utara, di lanjutkan dengan masa transisi kemudian kepemerintahan di masa penjabat sementara ( Syarif Umar al – kadrie ). Pada Tahun 2007 akhirnya Kabupaten kayong utara melakukan PILKADA untuk yang pertama kali nya. Dengan perolehan …………suara pasangan Hildi Hamid Dan Ir. M. Said Tihi, akhirnya terpilih menduduki kursi Bupati dan Wakil bupati kabupaten kayong utara untuk yang pertama kali.

Program pendidikan dan Kesehatan gratis yang di usung oleh pasangan terpilih (Hildi Hamid Dan Ir. M. Said Tihi ), ternyata bukan hanya sekedar janji belaka. Terbukti setelah pelantikan dan peresmian, Program gratis untuk pendidikan dan kesehatan langsung di tata dan diluncurkan pada masyarakat. Pada awalnya program gratis ini serasa hampir tidak mungkin dapat di wujudkan, karena mengingat Kabupaten yang masih baru tentunya juga masih belum memiliki pendapatan tetap. Lain halnya jika sistem kepemerintahan memang sudah tertata dan devisa daerah telah mengalir sebagaimana layaknya kabupaten yang sudah lama berdiri. Namun sungguh di luar dugaan meskipun Kabupaten kayong utara adalah kabupaten termiskin sebagaimana di lansir media massa nasional, tapi nyatanya mampu menggratiskan pendidikan dan kesehatan kepada masyarakatnya. Hal tersebut tentunya juga tidak terlepas dari strategi dan siasat dalam mengatur perputaran uang daerah yang sejak awal memang masih minim.

Sebuah kebijakan yang membawa dampak positif bagi masyarakat tentunya juga melalui proses perjuangan serta pengorbanan yang panjang. Adalah hak bagi seorang pemimpin untuk menentukan ke arah mana layar akan terkembang, akan kah mengarungi badai ataukah menyelami lauta, yang pastinya semua memerlukan sebuah pengorbanan dan perjuangan. Begitu juga dengan Program pendidikan dan kesehatan gratis yang di hembuskan juga memerlukan perjuangan dan pengorbanan semua komponen yang terlibat di dalam nya. Coba sekarang kita lihat saja ; berapa banyak sekolah yang tertanggung biaya nya oleh pemerintah daerah, dan berapa banyak guru yang mengorbankan tenaga, fikiran, serta waktu untuk memberikan jam tambahan bagi para siswa/ i nya yang kekurangan fasilitas, bahkan para guru terkadang juga merasa iri dengan beberapa daerah lain yang sudah lebih maju, sehingga fasilitas serta kesejahteraan nya lebih terjamin, namun sungguhpun begitu, jauh di lubuk hati mereka menyadari bahwa; ini semua adalah sebuah proses percepatan dengan mengejar ketertinggalan yang selama ini banyak menghantui masyarakat.

Di tengah tengah banyak menurunya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah karena berbagai permasalahan, ternyata Program Pendidikan Dan Kesehatan Gratis yang di hembuskan oleh pasangan H. Hildi Hamid dan M. Said Tihi, dapat membawa angin segar yang berdampak positif bagi masyarakat kabupaten kayong utara. Seiring dengan berhembusnya program Pendidikan dan kesehatan gratis tersebut pelan pelan masyarakat sadar, bahwa betapa penting arti sebuah Pendidikan dan kesehatan bagi mereka.

Jika di tinjau dari kekayaan alam nya Kabupaten kayong utara memiliki banyak potensi yang luar biasa, terutama potensi hasil laut dan pertanian serta perkebunan dan peternakan. Merambat pelan namun pasti seiring dengan berjalan nya waktu, satu persatu potensi yang ada mulai tumbuh dan berkembang. Dalam hal ini tentunya peran pemerintah sangat penting untuk menunjang berbagai potensi yang sedang tumbuh dan berkembang, mengingat pemerintah adalah fasilitator atau perpanjangan tangan bagi masyarakat.

Potensi pariwisata di kabupaten kayong utara juga begitu menjanjikan berbagai keindahan alam yang tergolong masih alami. Bahkan sebelum pemekaran, tempat rekreasi serta pariwisata sudah di kenal hingga ke luar daerah bahkan hingga manca negara. Berbagai upaya pengelolaan dan promosi telah di lakukan oleh pihak pemerintah maupun swasta, dan hingga saat ini proses tersebut masih terus berlangsung hingga batas watu yang tidak dapat di tentukan.

  1. Fokus Materi Dalam Film

Agar pemaparan dalam tutur audio visual ini lebih terfokus, maka dalam Film ini akan kami bagi menjadi beberapa bagian yakni di antaranya adalah sebagai berikut :

  1. Bagian Pertama dalam Film Documenter ini, kami akan mengangkat informasi sejarah terbentuknya  Kabupaten Kayong Utara, serta pembangunan pemerintah daerah dalam bidang non fisik, yaitu program Pendidikan dan kesehatan gratis yang sedang berjalan. dalam hal ini sudah barang tentu suatu program yang di ciptakan apalagi yang berkenaan dengan biaya yang meringankan masyarakat, sudah barang tentu membantu masyarakat itu sendiri. Namun terlepas dari keberhasilan dan suksesnya program pendidikan dan kesehatan gratis tersebut, ternyata  masih memiliki kelemahan, baik dari sudut pandang birokrasi maupun sudut pandang yang lain. Dan tentunya dalam proses berjalanan nya program pendidikan dan kesehatan gratis ini ada sebuah tantangan, rintangan maupun kontroversi dari berbagai pihak. Maka dari berbagai sumber materi serta sudut pandang, akan menghasilkan sebuah informasi yang super komplit mengenai keberadaan Program yang sedang berjalan, dan berdasarkan informasi tersebut di harapkan akan benar benar terserap oleh seluruh lapisan masyarakat dan berbagai pihak, dan satu hal yang lebih penting adalah, kelemahan serta kekurangan yang di temukan akan dapat di perbaiki untuk tahap berikutnya.
  2. Bagian Kedua dalam film Dokumenter ini kami mengangkat informasi mengenai pembangunan pemerintah kabupaten kayong utara dalam pembangunan di bidang fisik. gambaran secara fisik antara masa lampau dan masa kini begitu jauh berbeda, hal ini juga akan di perkuat dengan bukti bukti otentik  berupa Dokumentasi, saksi sejarah dan lain lain. Pada bagian ini untuk lebih fokus, kami mengangkat pembangunan fisik pada masa kepemerintahan baru telah di mulai, hingga masa kini serta rancangan ke depan pemerintah kabupaten kayong utara.
  3. Pada bagian ke tiga kemungkinan kami akan mengemas sebuah tanyangan film dalam bentuk genre Semi Dokumenter/ Fiksi. Hal ini kami lakukan dengan alasan bahwa untuk pasar Film Dokumenter murni yang bersifat faktual dengan tutur seni visual semenarik apapun masih memiliki peminat yang minim. Dalam rencana rancangan film fiksi yang akan kami buat tersebut, semua unsur kompleks yang berada di kabupaten kayong utara akan kami komparasi dengan mengangkat sebuah ide cerita yang menggambarkan kisah sepasang orang tua dengan katagori miskin, dan hal ini juga banyak di alami oleh para orang tua yang lain. Dengan berbagai problem dan sentuhan nilai humanisme, Moralitas, serta di bumbui dengan berbagai kekayaan kultur sosial budaya dan semua unsur yang berada di Kayong utara, Film Fiksi ini insya allah akan membangkitkan semangat untuk Membangun daerah serta Nasionalisme dan patriotisme terhadap negara.
  1. Bentuk Penyajian :

Adapun bentuk penyajian dalam film Dokumenter ini di simpan dalam media data (Compact Disc atau Tape), konten di dalam nya akan di kemas secara informatif, edukatif, dan berimbang dengan akurasi data yang dapat di pertanggung jawabkan.

  1. Konsep Dasar  di lapangan meliputi hal – hal sebagai berikut:
  1. Menelusuri sejarah terbentuknya kabupaten kayong utara
  2. Mencari fakta dan data mengenai keberadaan Kabupaten kayong utara.
  3. Menelusuri perjalanan Kabupaten kayong utara pada masa lalu, melalui nara sumber serta pelaku sejarah, di sertai dengan komparasi data untuk menguatkan plot.
  4. Pengambilan gambar secara langsung untuk menambah materi atau menggambarkan suasana terkini dari kabupaten kayong utara dari berbagai angel.   .
  5. Liputan terhadap tempat – tempat bersejarah dan peninggalan kerajaan, di sertai dengan komparasi data lain nya.
  1. Tekhnis Penyuntingan Data Dan Finalizing

Setelah point F di atas terselesaikan maka langkah akhir dalam pembuatan film Dokumenter ini adalah penyuntingan. Adapun hal tersebut meliputi :

  1. Pengeditan hasil pengambilan gambar meliputi : pengeditan hasil wawancara, pengambilan Objek – objek yang berhubungan dengan Plot berupa data Audio, Video, dan gambar/Foto. Sebagai gambaran dalam proses pengeditan ini ada tiga hal utama yang di lakukan yaitu :
    1. Membuat Transkrip : adalah menuliskan seluruh hasil dari wawancara dengan subyek secara detil dan terperinci seperti contoh di bawah ini ( di ambil dari contoh wawancara Bupati Kayong Utara pada film menelusuri jejak pendidikan gratis kayong utara Produksi Simpang Mandiri Production tahun 2009 ) :

Kaset

No 01 A

00:00:00:05

00:14:12:18

Transkrip wawancara Bupati Kayong Utara ( Hildi Hamid )

“jadi untuk mengembangkan kabupaten  kayong utara ini ee… sesuai dengan cita – cita masyarakat sendiri, bahwa ee.. dengan pemekaran kabupaten kayong utara tentu masyarakat menginginkan suatu perobahan ke taraf hidup yang lebih baik dari masa – masa lalu………….dan seterusnya
    1. Membuat Logging Gambar : adalah mencatat berapa time code dan membuat daftar gambar dimana sebuah objek gambar terekam pada saat pengambilan. Hal ini untuk memudahkan pada saat pengeditan dimana kita telah tahu daftar – daftar objek yang kita ambil ada pada time code yang telah tercatat. Seperti hal nya contoh detil berikut ( di ambil dari sumber pembuatan film menelusuri jejak pendidikan gratis kayong utara Produksi Simpang Mandiri Production tahun 2009.

Kaset No

Time code

Content

Kaset No 01 A

00:00:00:05

00:14:12:18

Estabilish Bupati KKU

Kaset No 01 A

00:14:12:18

00:17:14:01

Estabilish Lokasi Pantai Pulau datok

Kaset No 01 A

00:17:14:01

00:19:11:09

Estabilish Pasar Sukadana

Dan seterusnya …………………

    1. Membuat editing Script : adalah menuliskan secara rinci dari maksud sebuah objek yang tereksploitasi dalam sebuah film dokumenter yaitu terdiri dari visual dan audio. Untuk membuat editing script ini perlu pengamatan yang benar – benar jeli dan membutuhkan kesabaran yang luar biasa, karena durasi beberapa detik akan menjadi beberapa menit bahkan menjadi hitungan jam untuk sekedar menyesuaikan nya. kami memiliki stock contoh pada pembuatan film dokumenter menelusuri jejak pendidikan gratis kayong utara Produksi Simpang Mandiri Production tahun 2009 di bawah ini.

No

Audio

Visual

1.

00:00:00:05  –  00:14:12:18 Kaset 1 A

“jadi untuk mengembangkan kabupaten  kayong utara ini ee… sesuai dengan cita – cita masyarakat sendiri, bahwa ee.. dengan pemekaran kabupaten kayong utara tentu masyarakat menginginkan suatu perobahan ke taraf hidup yang lebih baik dari masa – masa lalu………….dan seterusnya

Kaset 1

00:17:14:01 – 00:19:11:09

Estabilish Pasar Sukadana

(objek : tentang gambaran kehidupan masyarakat KKU )

  1. Setelah ketiga langkah tersebut selesai maka proses pengeditan telah benar benar di mulai dengan memasukkan gambar sesuai dengan editing script. Setelah gambar gambar tersebut tersusun secara kasar ( Off line editing ) maka kita bisa meninjau nya kembali, sampai mood yang benar  – benar kita inginkan sesuai dengan judul film dokumenter yang di angkat.
  2. Penyusunan dan perekaman Narasi berdasarkan dari hasil point E di atas. Narasi di pandang perlu karena memiliki fungsi vital dalam sebuah film dokumenter yaitu memperkuat plot dan memberikan informasi secara utuh serta menjadi jembatan dari satu informasi ke informasi yang lain nya.
  3. langkah berikutnya adalah koreksi terhadap gambar, audio serta menambahkan atribut – atribut yang mengutakan dan menyempurnakan Cerita sebuah film dokumenter seperti : penambahan ilustrasi musik, penambahan animasi (jika di perlukan), menetapkan Stop duration sebagai patokan, memeriksa outline dan review terhadap semua hasil yang akan di compile.
  4. Ketika semua telah usai maka langkah terakhir adalah mengkomparasikan antara data audio dan visual dengan data – data lain nya kemudian menjadi sebuah sequance. Dari sequance – sequance tersebut kemudian di gabungkan kemudian jadilah sebuah film dokumenter yang siap untuk di Burning dalam bentuk CD/SVC/DVD atau print to tape dalam kaset MiniD/ betacam sebagai master nya.
About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: